Selasa, 08 Mei 2012

Indeks dan Abstrak

yuk dibaca yuuuuk .......
Sedikit pengetahuan mengenai Indeks dan Abstrak :)
semoga bermanfaat ...

  1. INDEKS
    Indeks berasal dari bahasa latin “indicare” = menunjukkan tempat, maka indeks adalah alat atau sarana penunjukkan tempat dimana informasi dapat ditemukan.
    Indeks merupakan daftar susunan kata-kata yang disusun berdasarkan alphabetis 
    • TEKNIK PEMBUATAN INDEKS
    1)   INDEKS JUDUL
           –    Mengumpulkan bahan
           –    Menyeleksi artikel yang akan dipakai
           –    Mengelompok artikel sesuai dengan bidangnya
           –    Pembuatan diskripsi judul artikel
           –    Pengetikan/inputing data
           –    Pencetakkan
           –    Penerbitan ( dessimination)
    2)   INDEKS KATA KUNCI
    1. Menentukan kata kunci / key word
    2. Memilih dan memilh artikel/karya tulis
    3. Menyusun kata kunci secara alphabetis
    3)   INDEKS PENGARANG
         -       Mengumpulkan artikel
         -       Menyusun pengarang sesuai aturan penulisan bibliografis
        -       Menyusun nama-nama pengarang secara alphabetis.
     
  2. ABSTRAK
Abstrak atau sari karangan secara harfiah berasal dari bahasa latin abstractus” yang berarti “menarik diri” atau”memisahkan”. 
  • DEFINISI / PENGERTIAN  ABSTRAK
  Adalah pernyataan secara singkat  tetapi akurat dari isi suatu dokumen, tanpa menambahkan tafsiran ataupun kritik dan tanpa membedakan untuk siapa abstrak itu dibuat. (American National Standards Institute’s, 1979)
 Penyajian isi dokumen secara singkat dan tepat, tanpamenambahkan tafsiran atau kritik dan tanpa membedakan siapa penulis abstrak tsb. (Cara Menyusun Sari Karangan ; Buku Panduan. 1993. Jakarta:PdII – LIPI.
Ringkasan yang disajikan secara singkat dan jelas bagian yang memuat tujuan, cakupan/jangkauan dan temuan dari suatu artikel (Maizel, Smith: Singer, 1984)
  Suatu penyajian ringkas dalam bahasa si pengarang tentang butir-butir yang pokok/utama dari dokumen asli.  (Collison)
 
  Ialah uraian singkat tetapi akurat yang mewakili isi dokumen, tanpa tambahan interpretasi atau kritik dan tanpa melihat siapa si pembuat sari karangan tsb. (ISO / international Standard Organisation, 1976)
 Penyajian isi dokumen secara ringkas dan akurat dalam gaya yang sama dengan dokumen aslinya (Rowley “Abstracting & Indexing)
 
  • FUNGSI
Pada dasarnya fungsi abstrak adalah untuk merekam dan menunjukkan isi suatu artikel (majalah/ jurnal/ surat kabar) laporan hasil penelitian, dll,
  •  TUJUAN Abstrak antara lain adalah :

  1. Membantu seseorang yang sibuk untuk dapat mengetahui suatu artikel, hasil penelitian, berita yang terbaru tanpa harus membaca full text.
  2. Membantu dalam memecahkan masalah dalam penguasaan bahasa
  3. Menghemat waktu, tenaga dan biaya
  4. Sarana untuk membuat indeks
  5. Dapat dipakai sebagai pengganti artikel asli
  6. Salah satu alat kelengkapan dalam penelusuran surut / pencarian informasi

  • SUMBER DAN BAHAN INFOMASI
a)         SUMBER-SUMBER INFORMASI
  1. Manusia (MAKHLUK HIDUP)
  2. Literatur
  3. organisasi/institusi / lembaga
  4. Lingkungan

b)        Terdapat beberapa karya tulis yang dapat dipakai sebagai bahan untuk pembuatan abstrak antara lain :
  1. MAJALAH/jurnal/warta
  2. TINJAUAN /REVIEW
  3. LAPORAN PENELITIAN
  4. KARYA ILMIAH DARI HASIL KAJIAN/PENELITIAN
  5. Buku/ Literatur
  6. MAKALAH KONFERENSI (seminar/temu ilmiah (prosiding)
  7. PATEN
  • HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PEMILIHAN BAHAN/SUMBER
  1. ketersediaan bahan, dalam hal ini bahan pustaka yang akan disari atau dibuat abstrak sebaiknya merupakan informasi primer.
  2. kelengkapan / kematangan bahan artinya dengan menghindari bahan pustaka yang sifatnya sementara seperti laporan yang tidak didukung oleh data yang cukup.
  3. keaktualan bahan artinya jangka waktu dokumen terbitannya tidak terlalu lama, lebih dianjurkan pemanfaatan bahan yang hangat dibicarakan.
  4. reputasi media yang memuat bahan artinya artikel sebagai bahan yang akan di abstrak berasal dari media yang punya nama /punya reputasi baik.
  • JENIS-JENIS ABSTRAK berdasarkan tujuan dan manfaatnya
  1. INFORMATIVE ABSTRACT  (abstrak informatif)
  2. INDICATIVE ABSTRACT / abstak indikatif
  3. HIGHLIGHT ABSTRACT (abstrak pokok)
  4. CRITICAL  ABSTRACT (abstrak kritis)
  5. DIRECT ABSTRACT (abstrak TERARAH)
  6. STATISTIC  ABSTRACT / NUMERICAL ABSTRACT
  • TIGA TAHAPAN DALAM MEMBUAT ABSTRAK
  1. Membaca, mencari dan  menemukan ide pokok (retrieval reading)
  2. membaca secara kreatif (creative reading)
  3. membaca secara kritis (critical reading)

  • STRUKTUR SUSUNAN ABSTRAK
     1)        DISKRIPSI BIBLIOGRAFIS
                ◦  JUDUL KARANGAN
                ◦  PENGARANG
                ◦  IMPRESUM
                ◦  KOLASI
    2)         ISI /CONTENT
                ◦ DISKRIPSI TENTANG :
                  1. LATAR BELAKANG
                  2. METODE
                  3. TUJUAN
                  4. HASIL
                  5. SIMPULAN
                  6.SARAN
   3)        PENYARI/PENGABSTRAK
   4)        Waktu Pembuatan Abstrak

  • HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MEMBUAT ABSTRAK
  1. Kilaslah artikel dengan tujuan untuk mendapatkan kata-kata kunci
  2. Arahkan isi karangan sesuai dengan profesi pembaca
  3. Ceriterakan apa-apa yang yang telah ditemukan
  4. Tempatkan “hasil” pada kalimat judul (permulaan kalimat)
  5. Letakkan uraian terperinci pada kalimat-kalimat berurutan
  6. Letakkan pernyataan umum pada bagian akhir
  7. Pisahkan subyek-subyek yang berdiri sendiri secara terpisah
  8. Bedakan suatu percobaan dengan hipotesa
  9. Usahakan se – informatif mungkin tetapi tetap singkat
  10. Usahakan tetap seksama, tepat, ringkas dan tidak samar-samar
  11. Pergunakanlah kalimat pendek, sederhana dan dikenal
  12. Hindarkan kata-kata yang tidak perlu
  13. Pergunakan pernyataan langsung
  14. Tulis simpulan dalam kalimat sekarang
  15. Pergunakan singkatan secara hemat
  16. Hindarkan susunan kalimat yang kacau balau
  17. Kutib Bibliografi secara lengkap
  • HAL-HAL YANG PERLU DIHINDARI DALAM MEMBUAT ABSTRAK
  1. Mengubah pengertian dari artikel aslinya
  2. Memberikan komentar atau tafsiran terhadap artikel aslinya
  3. Menyebutkan kerja terdahulu yang telah dikerjakan
  4. Menyertakan hasil-hasil pencobaan
  5. Menyebutkan secara terperinci peralatan yang konvensional
  6. Menyebutkan pekerjaan yang akan datang
  7. Mengulang sesuatu yang sudah disebut lebih dari satu kali
  8. Berlebihan dalam menggunakan padanan kata
  9.  Mempergunakan gaya bahasa yang kaku
  10. Memulai sari karangan dengan sejumlah ungkapan-ungkapan yang tek berguna
  11. Menggunakan cara pengungkapan yang berbelit-belit
  12. Menggunakan istilah-istila khusus yang sulit dimengerti

DAFTAR BACAAN
  1. Cara Menyusun Sari Karangan. Jakarta: PDII-LIPI. 1993
  2. Gates, Jean Key. 1962. Guide to Use a Library. New York; Mc Graw-Hill
  3. Sulistyo-Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta ; Gramedia.
  4. Winchell, Constance. 1971. Guide to References Books. Chicago: ALA
  5. Yusup, Pawit M. 1995. Pedoman Praktis Mencari Informasi. Bandung; Remaja Rosdakarya

1 komentar: